Tips Memilih Casing dan PSU Untuk Komputer PC Lebih Optimal

by - 19 May 2017 - Komputer

Tips Memilih Casing dan PSU Untuk Komputer PC – Prosesor, motherboard, HD/SSD inilah tiga komponen yang biasanya sangat diperhatikan dan selalu dipertimbangkan sebelum merakit sebuah PC. Tapi, biasanya orang lupa memikirkan untuk mempelajari bagaimana cara memilih casing dan PSU (power supply). Padahal, dua komponen ini adalah dasar yang juga membentuk kinerja komputer. Bila Anda memilih dua komponen ini dengan tepat, maka CPU akan menghasilkan kinerja sistem yang stabil, hening, dan efisien.

Apakah Anda ingin membangun sebuah komputer baru, atau hanya ingin mengganti casing, dan power supply? Memilih casing tidak mudah. Ada tersedia rubuan model, dengan sedikit perbedaan fitur di sana-sini. Perhatikan, memilih casing yang buruk malah akan mengganggu perakitan PC. Apalagi jika bentuknya kurang pas, bahan plat dengan finishsing yang tidak rapi dan tajam, rancangan yang reyot, dan tidak tahan lama.

Tips Memilih Casing dan PSU untuk Mengoptimalkan PC

Tips Memilih Casing dan PSU untuk Mengoptimalkan PC

Pasokan listrik dari power supply juga mesti diperhatikan. Pastikan spesifikasi teknis yang cocok dengan kebutuhan Anda. Keputusan yang salah akan berakibat serius. Power supply yang buruk menyebabkan mesin berisik dan tidak efisien, bisa juga menyebabkan ketidakstabilan yang akan mengantarkan motherboard dan CPU tidak berfungsi dengan baik.

Karena itu, alangkah lebih bijaksana, jika Anda membuat perincian apa saja yang mesti Anda cari, dan dapat membuat rekomendasi kombinasi perangkat untuk berbagai tujuan berbeda. Pada casing tower ukuran Midi ukuran standar untuk PC kami tidak merekomendasikan casing dengan pasokan listrik yang langsung terpasang. Lebih baik Anda membeli sendiri PSU secara terpisah yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.

1. Tips Memilih Casing

Bentuk Kualitas

Pada casing PC, kriteria utama yang harus diperhatikan adalah ukuran casing untuk mendukung motherboard. Untuk PC standar di bawah meja, casis tower ATX Midi adalah yang terbaik. Tower ini punya tinggi setengah meter dan lebar sekitar 20 cm. Ruang yang lega membuat perakitan lebih nyaman dan bisa menggunakan semua jenis motherboard. Jika komputer ingin ditempatkan di atas meja atau ruang tamu, casing mini-ITX yang kecil dan elegan, atau berbentuk kubus yang paling cocok.

PSU Adalah Salah Satu Faktor

Dalam casing PSU Midi konvensional, power supply ditempatkan di bagian atas belakang, sekaligus untuk mengalirkan udara panas. Fungsi ganda ini (sebagai power supply dan ventilasi) merugikan komponen elektronik di dalam PSU. Seringnya dilewati udara panas, mengurangi daya hidup kapasitor. Untuk PC sederhana dengan komponen kelas menengah, konfigurasi seperti ini masih bisa diterima.

Namun, sebaiknya arus panas diatur dengan menempatkan PSU bawah casing bagian belakang. Sementara sebuah kipas terpisah dipasang dengan penyaring debu untuk mengalirkan panas yang dihasilkan CPU dan GPU keluar. Hanya ketika komputer ditempatkan diatas karpet yang dalam, Anda bisa memiliki casing dengan PSU overhead.

Selanjutnya, pastikan bahwa semua fitur penting yang Anda butuhkan tersedia pada casing, seperti colokan USB 2.0/3.0, posisi port USB depan, jumlah slot drive yang cukup, dan yang terpenting berapa banyak ruang yang tersedia untuk menempatkan kartu grafis.Tips Memilih Casing dan PSU Untuk Komputer PC Lebih Optimal

Kualitas dan Pendinginan

Casing plat timah sederhana memang murah, tapi kesalahan perakitan bisa jadi menyebabkan tangan dan jari Anda terluka karena terkena sisi yang tajam. Belum lagi ada beberapa bagian yang tidak pas, sehingga perlu trik khusus dan sedikit paksaan untuk memasangnya.

Tips memilih casing yang setimpal antara harga dan kinerja yang kami rekomendasikan adalah Sharkoon VS4-S. Casing ini dibangun menggunakan lembaran logam tipis. Ini bisa dilihat dari spesifikasi yang tercantum pada situs perbandingan harga di toko-toko atau secara online. Bobotnya kurang dari 3,5 kg, tepian yang tajam dan berbahaya telah dipangkas, dan strukturnya cukup stabil. Casing yang lebih mahal tersedia dari merek-merek umum seperti Antec, BitFenix, Chieftec, Cooler Master, Cooltek, Corsair, Enermax, Fractal Desain, Lian Li Thermaltake. Semuanya ini menunjukkan kualitasnya dengan material yang lebih tebal dan bobot 8 kilogram atau lebih. Dengan harga mulai Rp 800-ribuan casing ini nyaman digunakan. Semua bagian pas dengan ukuran komponen. Penutup samping ditutup dengan sistem penguncian, sehingga Anda tak perlu repot memutar-mutar sekrup.

Casing menengah atas seringkah dilengkapi pula dengan bantalan di bagian dalamnya. Baik untuk meredam kebisingan ataupun mengurangi getaran ketika terjatuh. Tapi akan lebih baik lagi jika ada tempat untuk menempatkan kipas tambahan atau water cooler dibagian atas atau samping casing. Adanya pilihan untuk menambahkan pendingin adalah salah satu ciri casing yang baik.

Isu penting lain ketika Memilih Casing dan PSU Untuk Komputer PC adalah penempatan hard-drives. Dari perangkat inilah getaran selalu timbul. Kotak hard-drive sederhana dapat menjengkelkan karena tidak bisa meredam bunyi. Casing yang baik akan menyediakan stopper karet ganda pada sisinya. Semua keunggulan casing diatas ada pada casing superclass pilihan kami, Fractal Desain Refine R5. Dengan kelengkapannya, casing ini bisa melampaui beberapa generasi PC.

ITX, Alternatif Casing Mini

Mini-ITX

Mini-ITX

Jika Anda butuh casing yang kompak, pilih Mini-ITX. Casing ini mengunggulkan sisi desain dan ukuran. Casing ini biasanya berbentuk kubus di mana papan Mini-ITX-nya dipasang horizontal. Begitu pula tentang ruang untuk drive dan kartu grafis. Untuk casing desktop, motherboard-nya juga diletakkan horizontal. Karena bentuknya yang kecil, maka hanya motherboard ukuran tertentu yang bisa masuk ke dalamnya. Kekuatan komputasinya dan PSU yang bisa dipasang pun terbatas. Banyak produsen yang menyediakan pilihan produk yang baik untuk casing ITX. Dengan harga kurang dari sejuta rupiah, casing ITX lengkap dengan power supply dapat dimiliki.

2. Tips Memilih Casing

Kekuatan Efisiensi

Tugas power supply PC mungkin terdengar sederhana, padahal tidak. Tegangan listrik utama yang masuk terus berfluktuasi, sementara beban kartu grafis, CPU, dan komponen lain sering kali berubah drastis. Meski demikian, catu daya harus memasok sesuai tegangan yang dibutuhkan. PSU juga harus bekerja seefisien mungkin, kipasnya jangan sampai berisik. Power supply harus aman agar tidak menimbulkan arus pendek yang dapat menghancurkan komponen lain, atau bahkan menyebabkan kebakaran.

Tenaga listrik keseluruhan PC bergantung pada PSU, baik prosesor, kartu grafis, dan lainnya. Untuk itu, kebutuhan catu daya harus diukur agar dapat menangani beban maksimum PC dan masih memiliki cadangan listrik ke depan. Menyiapkan PSU yang bekerja 50 sampai 80 persen menjamin PSU berjalan efisien dan masih cukup tenang. Kinerja power supply yang optimal, dihitung dari jumlah TDP (disipasi daya maksimum) dari kartu CPU dan grafis, dikalikan dengan 1,5. Untuk Core i5-4690 (84 Watt TDP) dan Radeon R9 280X (250W TDP), maka power supply yang optimal sebesar 500 watt. Power supply 450 watt akan digunakan sekitar 80 persennya. Sementara model 750-watt terpakai sekitar 50 persen. Untuk menghitungnya, bisa menggunakan kalkulator PSU yang tersedia online.

Kualitas Diukur dari Efisiensinya

Untuk menilai efisiensi power supply sebelum Anda membeli, periksa apakah ada sertifikasi 80 Plus pada produsen. Tingkat efisiensi ditandai dengan tanda perunggu, perak, emas, platinum, hingga sertifikasi sangat langka, Titanium. Kami merekomendasikan untuk menghindari pemasok listrik (PSU) tanpa tanda 80-plus ini. Untuk mendapatkan sertifikasi yang mengukur tingkat efisiensi, diperlukan komponen dan pemanufakturan yang berkualitas. Jika ingin mendapat PSU efisien yang berbending lurus dengan uang yang Anda keluarkan, kami sarankan perangkat dengan label 80-plus berlogo emas.

Setiap power supply menghasilkan panas. Model PSU yang langka bisa melepaskan panas secara pasif dengan radiasi. Efisiensi membutuhkan perencanaan yang tepat dan jaminan kondisi lingkungan yang tepat. Bagi pengguna yang sangat sensitif terhadap bising, kami menyarankan menggunakan model PSU semi-pasif, seperti Corsair RM450. Pada model ini, kipas akan menyala hanya ketika beban sekitar 40 persen atau pada suhu tinggi. Sehingga semua keadaan operasi terus stabil.

Bagi pengguna standar, kami menyarankan menggunakan PSU aktif. Kipas mereka selalu menyala seperti halnya dua PSU rekomendasi kami. Mode pendingin memberikan hidup yang lebih lama bagi kapasitor yang sensitif panas. Tips kami gunakan kipas berbeban rendah sehingga suaranya tidak bising. Hanya ketika kekuatan penuh diperlukan, akan mulai terdengar suara seperti halnya kipas CPU dan GPU.

Kapasitor: Lebih baik, Lebih Mahal

Pastikan PSU menyediakan semua kabel yang diperlukan. Sebab, pada beberapa model yang lebih mahal sering kali menghemat konektor SATA. Penting juga mengecek apakah jumlah dan jenis (6- atau 8-pin) konektor 12V ATX pas dengan kartu grafis Anda. Kualitas yang baik biasanya merujuk pada produsen besar dan terkemuka misalnya, menjadi Be Quiet, Cooler Master, Corsair, Enermax, Thermaltake atau Xilence. Pada akhirnya semua PSU ini datang dari produsen OEM seperti Sea Sonic atau FSP Fortron, yang juga menawarkan produk-produk mereka di bawah nama mereka sendiri.

Perbedaan harga seringkah muncul karena perbedaan komponen. Kapasitor lebih mahal lebih mampu menghadapi suhu yang lebih tinggi (misalnya. B. 105 °C bukannya 85 °C). Produsen dapat memperkirakan cukup akurat. Oleh karena itu, Anda bisa menemukan pasokan listrik yang baik dan tahan lama menggunakan situs perbandingan harga untuk model yang dilengkapi dengan setidaknya garansi lima tahun. Dari situ, pilih salah satu yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Demikian Tips Memilih Casing dan PSU Untuk Komputer PC, semoga bermanfaat.

Artikel Komputer - Tips Memilih Casing dan PSU Untuk Komputer PC Lebih Optimal, is Posted Under Tags: , , , , By pahompu | 4.5

MetroWorldHost

Leave a Response